ul.menu {list-style-type:none;width:auto;position:relative;display:block;height:33px;font-size:.6em;background:url("https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_qegyMQIYhWwYJWFDOEGLH8jakcuubdNLFqViHlYm42uhifkJLee-5UP45ZdYDTCf4OIw7yndmsrEGVEkfIJCFE2PSLe4FcdPM0YrxCDJLfmCCAvBoUboaiDh3977fmIk5B8vKK3XreY/s1600/bg.png") repeat-x top left;font-family:Verdana,Helvetica,Arial,sans-serif;border:1px solid #000;margin:0;padding:0;} ul.menu li {display:block;float:left;margin:0;padding:0;} ul.menu li a {float:left;color:#A79787;text-decoration:none;height:24px;padding:9px 15px 0;font-weight:normal;} ul.menu li a:hover,.current {color:#fff;background:url("https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_qegyMQIYhWwYJWFDOEGLH8jakcuubdNLFqViHlYm42uhifkJLee-5UP45ZdYDTCf4OIw7yndmsrEGVEkfIJCFE2PSLe4FcdPM0YrxCDJLfmCCAvBoUboaiDh3977fmIk5B8vKK3XreY/s1600/bg.png") repeat-x top left;text-decoration:none;} ul.menu .current a {color:#fff;font-weight:700;} /*Garis Merah*/ ul.menu.red{background-color:#B11718;} ul.menu.red li a:hover, .menu.red li.current {background-color:#DE3330;}

musikku

http://www.4shared.com/mp3/6QrX51uN/di_galesong.html

Senin, 24 Desember 2012

berpadu antara bahagia dan sedih


                BAHAGIAKU DAN KESEDIHANKU

                Hari itu aku begitu bahagia dapat bertemu dengannya, Awalnya aku takut untuk menyapanya, maka dari itu aku hanya memperhatikannya walau hanya dari kejauhan, bukannya aku tak ingin menyapa dia, namun aku takut dia acuhkan aku. Dan ternyata aku telah salah menilainya, dia masih sama seperti dulu, entahlah kenapa waktu itu dia acuhkan aku, sangatlah, berbeda dari biasanya, namun kini aku tahu bahwa dia tidaklah berubah sebagai mana yang pernah aku fikir waktu itu.
                “Maafkan aku, sebenarnya saat itu aku lihat kamu lewat dekat aku, mungkin ia tidak tahu kalau akulah yang ada di depannya karena saat itu aku lagi merundukkan kepalaku, sengaja aku merunduk karena tak ingin dilihat olehmu dan tak ingin tersenyum padamu seperti yang telah aku katakan sebelumnya bahwa aku takut engkau acuhkan”.
                Saat dia lewat, tak habis fikirnya aku ternyata teman yang bersamaku itu menyapanya sampai akhirnya aku harus menoleh kepadanya dan ia pun akhirnya melihatku dan menyapaku dengan suarayang merdu dan dengan senyuman yang selama ini sulit untuk aku lupakan. Akhirnya aku pun tersenyum kepadanya tanpa ada kata. namun harus kuakui aku tak bisa menahan perasaan bahagiaku bertemu dengannya.
                Iapun melanjutkan langkahnya, namun, langkahnya itu tiba-tiba terhenti ketika ia melontarkan sebuah pertanyaan kepadaku, tetapi aku tidak bisa menjawab pertanyaannya itu karena sesuatu hal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar